ARTIS ASTI ANANTA KESERET DUKUNNYA ADI BING SLAMET?

Kasus perseteruan antara Adi Bing Slamet dengan dukun bernama Eyang Subur semakin memanas. Setelah sejumlah komedian yang tergabung dalam Srimulat yang menbantah tudingan Adi soal Eyang Subur. Kini giliran Adi yang kembali membuka keborokan Eyang Subur.
Adi kembali mengungkapkan sejumlah artis yang menjadi korban Eyang. Salah satunya adalah artis Asti Ananta.
Menurut Adi, Asti pernah datang dan mendapatkan hadiah dari pria yang disebutnya sebagai dukun santet dan dukun cabul itu. Adi mengatakan, Eyang Subur menaruh hati kepada Asti Ananta. Namun Asti tidak menyambut cinta Eyang Subur.
“Perkenalanya pada tahun 2002. Si Subur ternyata suka sama Asti, bahkan pernah memberikan hadiah kepada dia. Tetapi Asti tidak suka. Selain Asti, ada juga artis berinisial HP, HP bahkan pernah dirayakan ulang tahunya ditempat berkelas, tetapi, HP juga nggak menerima cinta Subur, alasannya karena ibu HP selalu berada di sekitar HP,” beber Adi.
Hal tersebut dibenarkan pihak Asti. Menurut ibunda Asti, Hj Yuntianungrum, Adi merupakan orang yang memperkenalkan Asti kepada Eyang Subur. Ia pun kaget, perselisihan antara Adi dan Eyang Subur.
“Memang benar pada tahun 2001-2002 saya dan anak saya, Asti pernah datang ke sana. Kami datang bersana artis wanita berinisial HP dan Septian Dwicahyo serta Adi Bing Slamet. Saat datang ke rumah Eyang, kita diterima di ruang tamu. Di sana saya melihat banyak benda-benda antik, tetapi saya nggak tahu apakah itu benda pusaka atau bukan,” ucapnya.
Setelah bertemu dengan Eyang Subur, Yuntianungrum dan Asti diajak Eyang Subur untuk semedi. “Kita nggak tahu itu ajaran apa. Sebab saya diajaknya untuk pengajian, tetapi kok seperti ini. Kita nggak diminta untuk baca ayat-ayat suci Al Quran seperti pengajian di rumah Adrian Subono. Kita hanya diminta untuk baca doa sesuai dengan ajaran agama masing-masing,” tuturnya.
Lantaran ritual Eyang Subur yang tidak tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, dirinya dan Asti tidak melanjutkan hubungan dengan Eyang Subur.
“Alhamdulillah kita nggak balik lagi, karena ajarannya tidak seperti pengajian. Jadi disana saya dan anak saya tidak tahu, itu ajaran apa,” ungkapnya.
Sementara kuasa hukum Eyang Subur, Ramdhan Alamsyah mengatakan, pihaknya tidak akan melaporkan Adi ke polisi. Menurutnya itu merupakan perintah dari Eyang Subur.
”Pasalnya, Adi dianggap Eyang Subur sebagai anak kecil yang lagi minta permen,” ungkapnya.
Ramdhan menduga Adi sebagai agen politik mengingat saat ini sedang digodok RUU tentang Santet dan Pencabulan.
“Jadi menurut analisa kita, Adi merupakan agen politik. Saat ini sedang digodok RUU Santet dan Pencabulan. Makanya kami yakin dia beraviliasi dengan partai politik untuk menyebarkan isu soal dukun santet,” tuturnya.(ASP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone